Mana yang Lebih Baik Headset atau Headphone Untuk kesehatan Anda


Tahukah Anda jika pilih di antara headphone atau headset untuk dengarkan lagu benar-benar punya pengaruh pada kesehatan Anda? Bila disaksikan dari kualitas suara, kedua-duanya saling mempunyai kelebihan semasing. Nah, jika diambil dari sisi kesehatan, mana yang lebih baik, memakai headphone atau headset? 

Headphone memiliki kualitas suara yang lebih baik 

Menurut World Health Organization, 50% pendengaran orang dewasa berefek turun akibatnya karena pemakaian headphone untuk dengarkan musik. Diluar itu, CDC atau sama dengan Dirjen Mencegah serta Pengaturan Penyakit mengutarakan jika ada 5.2 juta orang yang menanggung derita masalah pendengaran karena suara berisik. 

Rata-rata usia penderitanya ialah 6-19 tahun. Di lain sisi, pasien pada umur 20-69 tahun sampai 26 juta. Tentunya ini benar-benar menggelisahkan. 

Meskipun bertambah nyaman dengarkan musik dengan headphone, nyatanya ada bahaya yang mengawasi Anda bila tidak dipakai secara benar. 

Bila Anda dengarkan suara atau musik yang begitu keras ke telinga Anda, rambut-rambut kecil yang berada di telinga bisa terbunuh. Nah, matinya rambut-rambut kecil yang bekerja untuk mengirim signal suara ke otak Anda ini dapat membuat Anda kehilangan pendengaran. 

Di lain sisi, pemakaian headphone nyatanya lebih baik dibanding headset. Headphone lakukan pekerjaannya memblok suara di luar secara baik. Hal itu pasti membuat Anda dengarkan lagu dengan suara yang lebih kecil daripada waktu menggunakan headset. 

Oleh karenanya, penting buat Anda untuk pilih headphone berkualitas tinggi supaya risiko masalah pendengaran bisa menyusut. Nah, bila diberi pertanyaan mana yang lebih baik di antara headphone atau headset dari sisi suara, jelas jawabannya ialah headphone. 

Headset gampang dibawa kemana saja 

Desainnya yang demikian simpel serta gampang dibawa kemana saja membuat headset disukai oleh beberapa orang. 

Namun, suara berisik malah semakin lebih banyak Anda temukan dari penggunaan headset. Oleh karenanya, umumnya orang akan condong untuk mengeraskan suaranya sampai mengakibatkan kerusakan telinga Anda. 

Suara gergaji atau motor membuat 100 desibel suara. Dengan tingkatan desibel setinggi itu, pendengaran Anda dapat rusak sesudah mendengarnya sepanjang 1/2 jam. 

Biasanya, suara pemutar musik yang dipakai ialah 70% dari volume optimal yakni sekita 85 desibel. Bila Anda meningkatkan volumenya serta dengarkan dalam tempo yang lama, kehilangan pendengaran dengan permanen kemungkinan besar Anda alami. 

Oleh karenanya, alangkah lebih baiknya jika Anda tidak memakai headset dalam periode waktu yang panjang. Meskipun memang dari sisi design lebih praktis serta baik dibanding headphone, tentunya Anda tidak mau bukan tidak bisa nikmati suara musik selama-lamanya? 

Lebih baik headphone atau headset? 

Kesimpulannya, Anda dapat pilih headphone jadi pilihan untuk dengarkan musik dengan kualitas yang bagus serta kurangi risiko kehilangan pendengaran. 

Namun, bila Anda ingin masih memakai headset, silakan turuti saran berikut ini supaya tidak menyesal nanti. 

Dengarkan musik tidak kurang dari 60% dari batas optimal suara headset. 
Batasi pemakaian headset paling tidak paling lama 1 jam. 

Nah, saat ini Anda sudah mengetahui bukan jika penentuan alat penambahan dengar benar-benar punya pengaruh pada kesehatan telinga Anda. Oleh karenanya, silakan cocokkan keperluan untuk pilih mana yang lebih baik antara headphone atau headset.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mana yang Lebih Baik Headset atau Headphone Untuk kesehatan Anda"

Posting Komentar