3 Kondisi diLarang Konsumsi Suplemen Beta Karoten


Konsumsi beta karoten aman dikonsumsi baik orang dewasa atau beberapa anak, seandainya banyaknya sesuai dengan keperluan. Demikian pula berlaku untuk ibu hamil serta menyusui dalam batas normal. Kelebihan konsumsi serta pengunaan periode panjang beta karoten berefek pada pergantian warna kulit sebagai kuning atau oranye. 

Seperti yang sudah disebut awalnya jika tidak dianjurkan untuk konsumsi suplemen beta karoten tanpa tanda-tanda. Pemakaian suplemen beta karoten semestinya tetap berdasar referensi dokter. Riset tunjukkan dosis suplemen beta karoten yang begitu tinggi dapat memunculkan resikonya serta tingkatkan efek kanker tersendiri. Mengonsumsi suplemen beta karoten bertepatan dengan multivitamin, diakui bisa tingkatkan efek kanker prostat pada golongan pria. 

Diluar itu, konsumsi suplemen beta karoten harus dijauhkan dari beberapa keadaan tersendiri seperti : 

  1. Perokok. Beta karoten berbentuk suplemen bisa tingkatkan efek kanker prostat, kanker usus besar, serta kanker paru-paru. Jauhi konsumsi suplemen beta karoten bila belum bisa tinggalkan rutinitas merokok. 
  2. Pernah jalani mekanisme angioplasti. Mekanisme untuk buka sumbatan atau penyempitan pembuluh darah ini, di kuatirkan akan terusik proses penyembuhannya karena mengonsumsi suplemen beta karoten. Tetap meminta pendapat dari dokter untuk pastikan pentingnya pemberian konsumsi beta karoten ataukah tidak. 
  3. Mempunyai kisah paparan mineral asbes. Pemberian suplemen beta karoten pada keadaan ini malah bisa tingkatkan efek kanker. 

Konsumsi beta karoten semestinya datang dari sumber alami, seperti buah dan sayur fresh.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "3 Kondisi diLarang Konsumsi Suplemen Beta Karoten"

Posting Komentar