Alasan Pohon Ditanam di Jalan Nasional Pangandaran KM 10

Alasan-Pohon-Ditanam-di-Jalan-Nasional-Pangandaran-KM-10

Jalan nasional Pangandaran pada kilometer 10 tepatnya berada di Desa Karang mulya tampak dihiasi oleh sejumlah tanaman. Jalanan di Kecamatan Padaherang ini ditumbuhi sederet tanaman yang mengular hingga seperempat bagian jalan. 

Tidak hanya terdapat deretan tanaman saja, karung bekas juga tampak menghiasi badan jalan nasional tersebut. Tentu ini bukan pemandangan yang lazim. Lantas apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa terdapat pohon yang ditanam di jalan nasional? 

Inilah Mengapa Pohon Ditanam pada Jalan Nasional Pangandaran KM 10 

Jalan nasional tersebut merupakan akses utama yang sering dilalui warga jika ingin menuju ke Pangandaran. Aktivitas lalu lintas di jalan tersebut tergolong padat, karena banyak kendaraan pribadi hingga kendaraan berat yang melintasinya. Pohon yang ditanam pada beberapa bagian jalan bisa dikatakan sedikit mengganggu arus lalu lintas. Namun hal ini tidak terjadi tanpa alasan. 

1. Sebagai Bentuk Protes dari Warga Setempat 

Sebagaimana dilansir harapanrakyat.com 13 November 2019, pohon yang ditanam pada jalanan di Kilometer 10 Pangandaran tersebut tidak lain adalah aksi protes dan bentuk penyampaian aspirasi warga setempat. Warga protes karena tidak segera diperbaikinya jalanan tersebut sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. 

2. Aspirasi untuk Pemerintah Pusat 

Roni, salah seorang warga Desa Karang mulya, menyampaikan bahwa penanaman pohon di jalan ini merupakan salah satu aksi protes warga masyarakat kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Jalan nasional Pangandaran pada beberapa bagian telah mengalami kerusakan sejak lama, namun hingga kini belum ada langkah perbaikan apapun dari pemerintah pusat. 

Roni bersama warga setempat berharap agar kerusakan di jalan tersebut bisa segera diperbaiki. Hal inikarena kondisinya yang sudah sangat memprihatinkan, semakin hari terdapat lubang yang menganga di jalan dan terdapat retakan lebar yang membahayakan para pengguna kendaraan. 

3. Kondisi Jalanan yang Rusak 

Jalan nasional Pangandaran merupakan akses utama yang sering digunakan warga untuk mobilisasi menuju Pangandaran. Tidak mengherankan jika banyak pengguna kendaraan yang melaluinya untuk bepergian. Namun jika kondisinya memprihatinkan dengan lubang dan retakan yang kian besar, sangat mungkin menyebabkan kecelakaan lalu lintas. 

Roni menyampaikan bahwa kerusakan pada jalan nasional tersebut sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas, utamanya para pengendara motor. Roni juga menuturkan bahwa tempo hari Senin dan Selasa, telah terjadi kecelakaan yang melibatkan kendaraan jatuh secara beruntun di lokasi. Tempat terjadinya kecelakaan inilah yang kemudian diberi warga tanda berupa ditanami pohon. 

Pemberian tanda itu mengisyaratkan agar tidak ada yang melintas bagian jalan tersebut. Selanjutnya warga berharap perbaikan lekas dilakukan tanpa menunggu jatuhnya korban lagi akibat jalanan rusak. Mengingat angka kendaraan yang melalui jalan ini sangat tinggi, bukan tidak mungkin jika suatu hari akan ada korban lain lagi apabila tidak segera dilakukan perbaikan jalan. 

4. Harapan Warga 

Roni berharap agar pemerintah pusat dan para instansi terkait bisa mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan nasional Pangandaran yang rusak. Para pengguna jalan berhak mendapatkan kenyamanan dan keamanan saat berkendara di jalan. Jika infrastruktur jalan rusak, hak pengguna jalan ini pun terampas. Tentu tidak ada yang menginginkan hal tersebut terjadi, apalagi jika sampai merenggut korban akibat kecelakaan lalu lintas. 

Selain Roni, hanya senada pun turut disampaikan Agus Mulyana, salah seorang pengguna jalan yang setiap hari menggunakan akses Ciamis-Pangandaran untuk bolak-balik. Agus berharap pemerintah pusat segera melakukan perbaikan, sebagai salah satu langkah untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dan mengurasi angka kecelakaan di jalanan. 

Sebentara lagi akan memasuki libur panjang akhir tahun, yang berarti volume kendaraan melintas akan berlipat ganda. Jika tidak segera diperbaiki akan sangat mengganggu arus lalu lintas. Antisipasi kecelakaan menurut Agus perlu dilakukan, salah satunya dengan memastikan jalan dalam kondisi baik. Oleh karena itu, segala bentuk kerusakan jalan harus lekas diperbaiki. 

Pohon yang ditanam pada jalan nasional di Padaherang, Pangandaran ini nyatanya memiliki makna simbolik. Warga ingin menyampaikan aspirasinya agar pemerintah pusat segera memperbaiki kondisi jalanan yang rusak, sehingga tidak sampai menelan korban jiwa lebih banyak gara-gara akses akomodasi terganggu. Diharapkan sebelum libur panjang akhir tahun situasi telah membaik dan perbaikan telah dilakukan pada jalan nasional Pangandaran. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Alasan Pohon Ditanam di Jalan Nasional Pangandaran KM 10"

Posting Komentar