Info SehatQ Tentang 5 Hal Penyebab Konstipasi


Buang air besar tidak lancar atau konstipasi dapat membuat perut tidak nyaman. Mengutip dari SehatQ.com pada kanal forum tanya dokter, konstipasi dapat dialami oleh setiap orang baik bayi hingga orang dewasa. Tanda konstipasi adalah saat frekuensi buang air besar tidak lebih dari satu atau dua kali dalam sepekan.
 

Penyebab Konstipasi

Terdapat berbagai kondisi yang menyebabkan Anda tidak bisa buang air besar dengan lancar. Berikut adalah beberapa penyebab konstipasi:
 

1. Jarang Melakukan Aktivitas Fisik

Kurang olahraga atau kurang bergerak dapat menyebabkan konstipasi. Salah satunya pemicunya adalah terlalu banyak duduk.
 
Ketika Anda bergerak atau melakukan olahraga, gerakan-gerakan tersebut dapat menjadi stimulus untuk kontraksi alami pada otot usus. Dari stimulasi ini, feses akan dapat berpindah dengan cepat.
 
Olahraga dapat memacu aliran darah untuk disalurkan ke seluruh tubuh. Dengan demikian, aliran darah pada otot perut pun akan lebih lancar. Lambung akan memproduksi enzim pencernaan lebih tinggi, sehingga akan memicu kontraksi pada usus yang dapat melancarkan feses.
 
Bergerak dan olahraga juga membantu tubuh untuk mengendalikan hormon progesteron. Hormon ini diduga sebagai salah satu penyebab sembelit.
 
Ketika Anda sedang susah buang air besar, salah satu cara agar lancar kembali adalah berolahraga. Lakukanlah olahraga secara rutin seperti melatih kardio dan yoga agar pencernaan lancar.
 

2. Sering Menahan Buang Air Besar

Kebiasaan buruk yang harus dihentikan adalah sering menahan buang air besar. Ketika Anda sering menahan buang air, saraf rektum akan rusak. Hal ini menyebabkan otak yang merespon semua kegiatan akan berhenti respon tersebut, sehingga feses tidak keluar.
 
Akibat dari menahan tersebut, otot-otot pada dubur akan menegang saat pada akhirnya Anda buang air besar. Jika hal ini dibiarkan, semakin lama akan mengganggu saluran untuk buang air kecil.
 
Agar hal ini tidak terjadi, Anda dapat menghentikan kebiasaan menahan buang air besar. Imbangi pula dengan olahraga, makan makanan berserat tinggi, minum air putih delapan gelas per hari, dan makan buah.
 

3. Kurang Makan Serat dan Konsumsi Cairan

Mengutip SehatQ.com pada forum tanya dokter, penyebab umum sulit buang air besar adalah kurang cairan dan kurang makan serat. Anda dapat menemukan serat di berbagai macam sayur dan buah-buahan.
 
Serat sangat membantu sistem pencernaan. Serat yang dapat larut di tubuh menghasilkan semacam gel yang sangat berguna untuk mengeluarkan feses. Serat yang tidak dapat larut memiliki fungsi untuk melunakkan feses pada saluran cerna sehingga mudah dikeluarkan.
 

4. Stres

Stres memberikan dampak yang buruk bagi tubuh dan kesehatan mental. Salah satu akibat dari stres adalah konstipasi. Pada saat Anda stres, tubuh akan mengeluarkan hormon serotonin secara berlebihan. Hormon ini akan menyebabkan kejang pada perut.
 
Kejang pada perut menimbulkan dua penyakit. Pertama, ketika kejang berada di seluruh usus besar, maka Anda akan terserang diare. Di sisi lain, jika kejang hanya pada bagian tertentu pada usus dan menghentikan proses pencernaan, maka hal ini akan bermanifestasi menjadi sembelit.
 
Oleh karena itu, pengendalian stres sangat penting agar tidak bermanifestasi menjadi penyakit yang lain. Bila perlu, Anda dapat melakukan konseling untuk membantu mengendalikan stres.
 

5. Efek Samping Obat dan Suplemen

Setiap obat dan suplemen memiliki efek samping tertentu, salah satunya adalah kesulitan buang air besar. Beberapa obat dan suplemen yang dapat menyebabkan konstipasi antara lain obat antidiare, obat antiepilepsi, obat diuretik, pereda rasa nyeri yang tergolong narkotik (morfin dan kodein), suplemen untuk zat besi, dan suplemen kalsium.
 
Menjaga kesehatan raga dan mental dapat membantu Anda agar tidak mengalami konstipasi. Sulit buang air besar juga dicurigai penyakit tertentu. Oleh sebab itu, Anda tidak bisa abai apabila gejala sakit semakin meningkat. Apabila Anda ada pertanyaan langsung mengenai konstipasi, Anda dapat mengunjungi SehatQ.com pada forum tanya dokter.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Info SehatQ Tentang 5 Hal Penyebab Konstipasi"

Posting Komentar